Pelatih Persija, Carlos Pena, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi cedera Witan Sulaeman setelah mendapat tekel keras dari pemain Persebaya, Slavko Damjanovic, saat pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Insiden tersebut terjadi pada babak pertama, dan membuat Witan kesakitan hingga tidak bisa melanjutkan pertandingan. Hal ini membuat Pena merasa prihatin dan memiliki kekhawatiran atas cedera yang dialami Witan.
Pena juga menyatakan bahwa kehilangan dua pemain, termasuk cedera hamstring yang dialami Rio Fahmi, membuat situasi menjadi sulit bagi Persija. Meskipun demikian, Pena tetap mengapresiasi semangat juang tim yang tak kenal menyerah. Keberanian dan semangat para pemain dalam menghadapi situasi sulit ini menjadi alasan Pena yakin bahwa timnya akan berjuang hingga akhir musim dengan enam pertandingan tersisa.
Dalam upaya membalikkan situasi, Persija harus fokus pada pertandingan selanjutnya melawan Persik di Stadion Soepriadi Blitar. Kemenangan di pertandingan tersebut akan membawa Macan Kemayoran kembali ke empat besar jika hasil pertandingan sesuai dengan harapan. Meskipun merasa frustrasi, Pena percaya bahwa timnya akan berjuang habis-habisan untuk menyelesaikan musim ini dengan posisi yang terbaik. Itulah semangat yang akan membawa Persija melalui sisa pertandingan musim ini.








