Tuesday, May 19, 2026
HomeFinansialStrategi Kliring Berjangka Indonesia Meningkatkan Stabilitas Pasar

Strategi Kliring Berjangka Indonesia Meningkatkan Stabilitas Pasar

PT Kliring Berjangka Indonesia (PT KBI), yang merupakan bagian dari Holding BUMN Danareksa, telah memperkuat stabilitas pasar berjangka dalam menghadapi eskalasi perang dagang tahun 2025. Direktur Utama PT KBI, Budi Susanto, menyatakan bahwa mereka telah memperkuat pemantauan operasional atas pemenuhan margin secara real time menggunakan Intra Day Margin setiap dua jam sekali. Fluktuasi harga dalam Perdagangan Berjangka Komoditi saat ini dianggap sebagai peluang baik bagi para pelaku industri, terutama terkait dengan peningkatan transaksi emas Loco London sebagai instrumen safe-haven di tengah ketidakpastian pasar. Dampak dari kebijakan tarif impor resiprokal yang diumumkan oleh AS telah memicu gejolak signifikan pada pasar komoditas global, terutama pada komoditas strategis seperti emas.

Sebagai lembaga kliring perdagangan berjangka, PT KBI mencatat lonjakan volume transaksi komoditas strategis di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi. Data terkini menunjukkan peningkatan volume transaksi emas Loco London di Bursa Berjangka Jakarta, JFX, sebesar 20,2 persen secara year on year (yoy) selama periode kuartal I-2025. Hal ini dipicu oleh ketidakpastian nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan permintaan lindung nilai dari pelaku industri. Indonesia menghadapi tantangan unik berupa “Currency-Commodity Double Squeeze” yang menimbulkan tekanan inflasi dan biaya impor di berbagai sektor industri.

Bank Indonesia telah melakukan intervensi di pasar offshore untuk stabilisasi nilai tukar rupiah dan mengoptimalkan instrumen likuiditas rupiah. Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret 2025 mencapai 157,1 miliar dolar AS, meningkat dari bulan sebelumnya. Selain itu, PT KBI terus berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memitigasi risiko sistemik di pasar berjangka, sesuai dengan misi BUMN untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berdaya saing global. Semua langkah ini diambil dalam rangka memastikan stabilitas sistem keuangan Indonesia di tengah gejolak pasar global.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer