Friday, May 15, 2026
HomeFinansialPenerbitan Surat Utang Korporasi Triwulan I-2025: Rp46,7 Triliun

Penerbitan Surat Utang Korporasi Triwulan I-2025: Rp46,7 Triliun

Pasar surat utang korporasi pada triwulan pertama tahun ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Menurut PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), total penerbitan surat utang korporasi pada Januari-Maret 2025 mencapai Rp46,7 triliun. Dari jumlah tersebut, sebagian besar berasal dari obligasi korporasi dan sukuk, yang naik secara signifikan dari periode yang sama tahun sebelumnya. Meskipun terjadi penurunan dalam penerbitan Medium Term Notes (MTN), kondisi pasar surat utang korporasi tetap terbilang semarak.

Pada level nasional, sektor yang paling dominan dalam penerbitan surat utang korporasi adalah pulp dan kertas, diikuti oleh sektor pertambangan, multifinance, telekomunikasi, dan perbankan. Mayoritas instrumen yang diterbitkan merupakan obligasi, sukuk, MTN, dan Long Term Note (LTN).

Pefindo melaporkan bahwa sebagian besar penerbitan surat utang korporasi pada periode Januari-Maret 2025 digunakan untuk keperluan refinancing dan modal kerja. Update mandat yang diterima Pefindo, yang belum listing per 31 Maret, mencapai Rp74,46 triliun dengan sebagian besar berasal dari sektor multifinance.

Berdasarkan jenis institusi, penerbitan surat utang korporasi tahun ini didominasi oleh perusahaan non-BUMN atau swasta. Meskipun jumlah perusahaan BUMN masih signifikan, nilai penerbitannya relatif lebih kecil dibandingkan dengan perusahaan swasta. Hal ini menunjukkan kesolidan pasar surat utang korporasi di Indonesia sejauh ini.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer