Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955 dan Dasasila Bandung memiliki dampak yang signifikan bagi negara-negara Afrika. Keterikatan sentimental terhadap KAA terlihat dalam bagaimana konferensi tersebut membantu membangkitkan kesadaran politik negara-negara Afrika serta memperjuangkan kemerdekaan dari kolonialisme. Duta Besar Tanzania untuk Indonesia, Macocha Tembele, menjelaskan bahwa nilai-nilai Dasasila Bandung masih relevan hingga saat ini, terutama di tengah tantangan global yang melanda Afrika. Renaisans Semangat Bandung menjadi kunci penting bagi Afrika dalam menghadapi berbagai permasalahan politik dan ekonomi saat ini.
Duta Besar Ethiopia, Fekadu Beyene Aleka, juga menegaskan bahwa nilai-nilai KAA tetap relevan dan Ethiopia berkomitmen untuk memajukan semangat Konferensi Asia Afrika dan Dasasila Bandung di Afrika. Ethiopia sebagai salah satu peserta KAA 1955 juga turut mendukung perjuangan negara-negara Afrika lain dalam merebut kemerdekaan.
Konferensi Asia Afrika yang diselenggarakan di Bandung pada tahun 1955 menghasilkan Dasasila Bandung, yang menjadi semangat bagi negara-negara Asia dan Afrika untuk menyelesaikan masalah kolonialisme. Peringatan 70 tahun Konferensi Asia Afrika menjadi momen penting untuk merayakan nilai-nilai tersebut. Semangat Konferensi Asia Afrika dan Dasasila Bandung terus mempertahankan relevansinya dalam menyelesaikan tantangan global yang dihadapi oleh negara-negara Afrika hingga saat ini.








