Pelatih Svay Rieng FC, Jose Munoz, merasa puas dengan penampilan timnya dalam pertandingan melawan Madura United. Meskipun bermain imbang 3-3, Munoz mengaku senang dengan cara timnya menjalankan skema permainan dengan baik. Dia menekankan bahwa timnya memulai pertandingan dengan intensitas tinggi dan berhasil mengatur permainan sesuai rencana yang telah disusun sebelumnya. Menurut Munoz, performa timnya pada babak pertama merupakan salah satu yang terbaik hingga saat ini.
Setelah unggul 2-1, pelatih asal Spanyol tersebut melakukan rotasi pemain pada babak kedua guna mempersiapkan tim menghadapi pertandingan liga domestik Kamboja. Meski timnya mengalami kesulitan dalam mengantisipasi aksi individual pemain Madura United, Munoz mengungkapkan kebahagiaannya atas lolosnya timnya ke final AFC Challenge League. Svay Rieng FC menjadi tim pertama dari Kamboja yang berhasil mencapai babak final tersebut, sebuah pencapaian yang tidak disangka sebelumnya.
Munoz juga mengucapkan terima kasih kepada pendukung setia Svay Rieng, terutama kelompok suporter The Blue Swords yang memberikan dukungan langsung di stadion. Meskipun hasil akhir pertandingan berakhir imbang, Munoz tetap bersyukur karena berhasil mencapai final. Svay Rieng akan melawan FK Arkadag dari Turkmenistan di babak final AFC Challenge League setelah menang agregat 3-6 atas Madura United.gregarannya.








