Proyeksi terbaru dari Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nicodemus, menunjukkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mengalami koreksi hingga level support 6.160 dalam perdagangan Kamis. Dalam situasi eskalasi perang dagang antara Amerika Serikat dan China, terjadi peningkatan tarif yang menjadi masalah utama. Hal ini mengakibatkan reaksi dari pemerintah AS untuk menerapkan tarif impor ke China sebesar 245 persen sebagai pembalasan. Perdana Menteri China, Li Qiang, juga menyatakan pentingnya bersatu untuk menghadapi kesulitan ekonomi, sementara ekonomi China sendiri tumbuh di atas ekspektasi. Namun, proyeksi untuk kuartal berikutnya masih menjadi pertanyaan, terutama dengan diberlakukannya tarif baru AS. Dampak dari perang dagang ini juga terlihat pada pasar global, dengan Wall Street dan bursa saham Eropa terkoreksi. Sementara itu, imbal hasil obligasi US Treasury 10 Year turun, sementara harga emas tetap stabil naik, menembus level 3.300/troy ounce. Hal ini mencerminkan ketidakpastian pasar dalam menghadapi konflik dagang internasional.








