Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) melakukan simulasi pertandingan sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Sudirman 2025, yang akan diadakan di Gimnasium Fenghuang, Xiamen, China. Simulasi itu dijadwalkan di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, dengan tujuan meningkatkan kekompakan atlet-atlet dalam persiapan untuk ajang bergengsi ini. Wakil Ketua Umum I PP PBSI, Taufik Hidayat, menggarisbawahi pentingnya kerja sama tim dalam Piala Sudirman yang menekankan kolaborasi antar atlet. Dalam simulasi tersebut, PBSI membagi skuad Merah Putih menjadi dua tim yaitu tim Garuda dan tim Rajawali, dengan masing-masing tim memiliki line-up atlet yang berbeda.
Tim Garuda akan diisi oleh sejumlah atlet seperti ganda campuran Rivov Rivaldy/Phita Haningtyas Mentari, tunggal putri Putri Kusuma Wardani, M. Zaki Ubaidillah tunggal putra, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti untuk ganda putri, dan Daniel Marthin/M. Shohibul Fiktri di ganda putra. Sementara itu, tim Rajawali akan diperkuat oleh atlet-atlet seperti Rehan/Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja untuk ganda campuran, Gregoria Mariska Tunjung untuk tunggal putri, Alwi Farhan untuk tunggal putra, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi dalam ganda putri, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di ganda putra.
Meskipun terdapat beberapa nama penting yang tidak hadir dalam simulasi, seperti Jonatan Christie, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, dan Dejan Ferdinansyah, simulasi tetap berlanjut sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pertandingan antara Tim Garuda dan Tim Rajawali melibatkan berbagai nomor seperti ganda campuran, tunggal putri, tunggal putra, ganda putri, dan ganda putra. Simulasi ini diharapkan dapat meningkatkan kekompakan tim dan persiapan atlet Indonesia sebelum bertanding di Piala Sudirman 2025 yang akan dilangsungkan di China.
Pitapilar: Piala Sudirman 2025, PBSI, simulasi pertandingan, kekompakan tim, atlet Indonesia, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia, Tim Garuda, Tim Rajawali, jadwal simulasi.








