Tuesday, May 19, 2026
HomeBeritaIHSG Berpotensi Menguat dengan Optimisme Negosiasi RI-AS

IHSG Berpotensi Menguat dengan Optimisme Negosiasi RI-AS

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi menguat pada hari Senin ini. Hal ini disebabkan oleh optimisme pelaku pasar terhadap hasil negosiasi tarif resiprokal antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS). Pada awal perdagangan, IHSG menguat 12,04 poin atau 0,19 persen mencapai 6.450,31. Sementara indeks LQ45 juga naik 1,38 poin atau 0,19 persen ke posisi 724,07.

Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas menilai bahwa IHSG masih memiliki potensi untuk terus menguat dalam perdagangan berikutnya. Di dalam negeri, pelaku pasar masih menunggu hasil negosiasi antara Indonesia dan AS yang telah mencapai sejumlah kesepakatan penting dalam impor komoditas AS, kerja sama dalam hilirisasi, pelonggaran TKDN, dan deregulasi.

Bank Indonesia juga akan mengadakan Rapat Dewan Gubernur pada 22 dan 23 April 2025, sehingga pelaku pasar menunggu keputusan BI. Di sisi lain, perkembangan dalam pembicaraan dagang antara AS dan Jepang masih dipertimbangkan, meskipun ada kekhawatiran terkait dengan suku bunga acuan bank sentral AS, The Fed.

Komentar optimistis dari Presiden AS, Donald Trump, mengenai “kemajuan besar” dalam pembicaraan bilateral juga menimbulkan harapan di kalangan pelaku pasar. Dari Eropa, European Central Bank (ECB) kembali menurunkan suku bunga untuk ketujuh kalinya dalam setahun sebagai upaya untuk mendukung ekonomi yang tertekan oleh tarif dan ketidakpastian global.

Pada perdagangan terakhir, bursa saham Eropa dan AS bergerak bervariasi. Di Asia, indeks Nikkei menguat, sementara indeks Shanghai melemah. Demikianlah situasi perdagangan saham dan perkembangan negosiasi antara Indonesia dan AS pada hari Senin ini.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer