Pemerintah Provinsi Maluku bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat kolaborasi perdagangan guna meningkatkan perekonomian kedua daerah. Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menyambut baik kehadiran Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa, dan para pengusaha serta Pimpinan OPD Provinsi Jawa Timur dalam upaya meningkatkan aspek perekonomian di Maluku melalui misi dagang yang akan dilaksanakan. Provinsi Maluku fokus pada perdagangan di sektor pertanian, ketahanan pangan, kehutanan, perikanan, perkebunan, peternakan, perindustrian, dan perdagangan dari Kabupaten Maluku Tengah, Kota Ambon, dan sekitarnya.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Maluku, Kasrul Selang, menambahkan bahwa implementasi kerja sama ini akan melibatkan penandatanganan perjanjian perdagangan antara kedua pihak dengan target lebih dari 46 jenis transaksi perdagangan. Provinsi Maluku akan membeli bahan pokok seperti ayam, telur, bawang putih, bawang merah, dan gula dari Jawa Timur, sementara Jawa Timur akan membeli hasil bumi seperti perkebunan, pertanian, kehutanan, dan perikanan dari Maluku.
Pemerintah Provinsi Maluku berharap nilai transaksi perdagangan antara kedua daerah dapat mencapai di atas Rp500 miliar untuk menciptakan keseimbangan jual dan beli. Selain kerja sama perdagangan antara gubernur kedua provinsi, juga dilakukan perjanjian kerja sama antara masing-masing OPD. Harapannya, misi dagang ini akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di kedua provinsi. Semoga kerja sama yang dilakukan dapat memperkuat ekonomi dan hubungan antara Maluku dan Jawa Timur.








