Indonesian Sport Promotion (Inaspro) atau LPDUK Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) dalam rangka mengelola industri basket di Indonesia pada periode 2025 – 2028. Langkah kolaborasi ini bertujuan untuk membangun ekosistem olahraga basket yang lebih modern, mandiri, dan berkelanjutan di Indonesia.
Direktur Inaspro, Ferry Yuniarto Kono, menyatakan bahwa kolaborasi ini dilakukan dengan komitmen untuk mengelola dana serta mengembangkan usaha olahraga basket secara profesional, transparan, dan akuntabel selama masa kerja sama. Tujuan pengelolaan dana olahraga tersebut adalah untuk memperkuat infrastruktur, meningkatkan kualitas atlet, serta membuka peluang komersial baru yang saling menguntungkan.
Ketua Umum DPP Perbasi, Gerardus Budisatrio Djiwandono, mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pemuda dan Olahraga serta LPDUK atas kepercayaan dan dukungan terhadap program-program bola basket Indonesia ke depan. Prestasi olahraga basket Indonesia mengalami peningkatan selama delapan tahun terakhir dan diharapkan ke depan akan terus membaik.
Masa depan olahraga basket Indonesia akan diukur dari banyak ajang internasional seperti SEA Games 2025, serta kepercayaan dari Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) untuk menjadi tuan rumah kejuaraan Piala Asia dan Piala Dunia kelompok umur pada periode 2027 – 2029. Kerja sama dengan Inaspro diharapkan dapat menjaga kepercayaan FIBA dan mengelola semua kejuaraan dengan baik.
Budisatrio menegaskan bahwa fokus kerja sama dengan LPDUK akan difokuskan pada persiapan program untuk mendukung aktivitas dan prestasi tim bola basket, baik dalam format 3×3 maupun 5×5. Pengelolaan dana akan dilakukan secara profesional dan transparan, dengan harapan dapat memberikan kontribusi besar dalam perkembangan olahraga basket di Indonesia.








