Thursday, January 15, 2026
HomeBursaIHSG Ditutup Menguat Menyusul Kenaikan Bursa Asia

IHSG Ditutup Menguat Menyusul Kenaikan Bursa Asia

Pada Rabu sore, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami kenaikan mengikuti kekuatan bursa saham di kawasan Asia. IHSG naik 17,73 poin atau 0,26 persen menjadi 6.766,80, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,32 poin atau 0,57 persen ke posisi 761,51. Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment di Pilarmas Investindo Sekuritas di Jakarta, mengatakan bahwa sentimen eksternal dan internal mendukung penguatan IHSG. Di luar negeri, bursa saham regional Asia mengalami kenaikan dipicu oleh progres dalam proses negosiasi tarif dagang serta aktivitas manufaktur dan nonmanufaktur China yang mengecewakan. Sementara itu, Amerika Serikat (AS) dan China masih memiliki sinyal yang saling bertentangan tentang kemajuan dalam meredakan sengketa perdagangan. Donald Trump, Presiden AS, telah menandatangani tarif otomotif dari tarif impor untuk mengurangi beban tarif secara keseluruhan. Di China, PMI Manufaktur NBS resmi China turun menjadi 49,0 pada April 2025 dari 50,5 pada Maret 2025, memperkuat kekhawatiran tentang dampak ekonomi global. Pada tingkat domestik, kinerja keuangan emiten periode kuartal I 2025 dan rangkaian RUPS turut mempengaruhi sentimen pasar. IHSG tercatat mengalami kenaikan, dengan sektor kesehatan menjadi yang paling tinggi. Di tengah likuiditas yang lebih baik dari perubahan indeks LQ45/IDX30, pasar domestik juga mendapatkan dukungan positif. Berbagai saham mengalami penguatan dan pelemahan harga, sementara frekuensi perdagangan saham mencapai 1.296.160 kali transaksi. Bursa saham regional Asia juga mengalami pergerakan yang berbeda, dengan indeks saham Nikkei dan Shanghai menguat, sementara indeks Kuala Lumpur dan Strait Times juga mengalami kenaikan.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer