Saturday, August 8, 2026
HomeFinansialLobi Kadin AS agar Garmen Indonesia Dapat Tarif Rendah

Lobi Kadin AS agar Garmen Indonesia Dapat Tarif Rendah

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) sedang memperjuangkan terbentuknya skema kemitraan dagang baru antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) agar produk garmen asal Indonesia bisa memperoleh tarif yang seminimal mungkin, bahkan mendekati nol persen. Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, berharap agar kerja sama dengan National Cotton Council (NCC) AS dapat memberikan keuntungan ini dengan menghadirkan tarif serendah mungkin untuk produk garmen Indonesia. Anindya menyatakan pertemuan dengan Vice President of NCC AS, Robbie Minnich, di Washington, D.C, demi meraih tujuan tersebut.

Upaya Kadin meminta NCC untuk mempertimbangkan dan mendorong pemerintah AS, khususnya U.S. Trade Representative (USTR), dalam mencapai kesepakatan ini bertujuan agar perusahaan garmen Indonesia dapat bersaing lebih baik di pasar global. Meskipun tantangan tetap ada karena kapas AS bersaing dengan China dan Brasil, Anindya optimis bahwa peluang kerja sama masih terbuka lebar. Saat ini, ekspor Indonesia mencapai 2 miliar dolar AS per bulan, dan dengan keseimbangan perdagangan yang lebih baik, peluang ekspor produk garmen, alas kaki, dan elektronik semakin berkembang.

Anindya juga berharap kerja sama ini akan membawa manfaat besar bagi perusahaan, pengusaha, dan pekerja di sektor tekstil dan garmen Indonesia. Skema ini diharapkan tidak hanya memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional namun juga membawa beragam manfaat secara umum. Semua pihak berharap agar upaya Kadin ini dapat membuahkan hasil yang positif untuk kemajuan industri garmen Indonesia.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer