Putri KW mengakui ketangguhan tunggal Korea Selatan An Se Young dalam pertandingan yang berlangsung dua gim langsung, dengan skor 18-21 dan 12-21. Meskipun kalah, Putri KW menyatakan kepuasannya dengan permainannya dan mengungkapkan bahwa An Se Young bukan lawan yang mudah menyerah. Dia menyatakan ambisinya untuk bisa tampil dalam penampilan terbaiknya menghadapi lawan peringkat satu dunia tersebut.
Dalam pertandingan tersebut, Putri KW mengamati bahwa An Se Young mempertahankan konsistensi dalam menerapkan pola permainan menyerang sejak awal gim, yang membuatnya sulit untuk mengembangkan permainannya. Meskipun mengaku kalah, Putri KW menyatakan bahwa dia telah berusaha maksimal dan bersyukur atas pengalaman menghadapi An Se Young.
Kekalahan Putri KW membuat Indonesia tertinggal 1-2 dari Korea Selatan di babak semifinal. Sebelumnya, dalam nomor ganda campuran, Dejan Ferdinansyah dan Siti Fadia Silva Ramadhanti kalah dari ganda Korea Selatan Seo Seung Jae dan Chae Yu Jung. Namun, Alwi Farhan berhasil menyamakan kedudukan setelah mengalahkan Cho Geonyeop dalam pertandingan tunggal putra.
Pertandingan tersebut menunjukkan perjuangan tim Indonesia dalam Piala Sudirman meskipun menghadapi lawan yang tangguh seperti Korea Selatan. Para pemain Indonesia terus berusaha maksimal dan belajar dari setiap pertandingan untuk terus berkembang dalam dunia bulu tangkis.








