BPBD DKI Jakarta berusaha keras untuk menangani genangan banjir yang terjadi di enam RT di Jakarta Selatan akibat curah hujan tinggi dan luapan kali. Kepala Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan menyatakan bahwa genangan tersebut ditargetkan dapat surut dengan cepat. Dalam upaya tersebut, BPBD DKI Jakarta telah melakukan pemantauan kondisi genangan di setiap wilayah dan berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Gulkarmat untuk menyedot genangan dan memastikan sistem drainase berfungsi optimal.
Yohan juga menekankan pentingnya keselamatan masyarakat dengan mengimbau agar tetap waspada terhadap potensi genangan. Dia juga mengingatkan bahwa dalam kondisi darurat, masyarakat bisa menghubungi layanan darurat nomor 112 yang beroperasi selama 24 jam non-stop. Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta mencatat tingginya genangan banjir di enam RT di tiga kelurahan di Jakarta Selatan dengan ketinggian air yang bervariasi. Data mencatat genangan banjir di Kelurahan Ciganjur, Mampang Prapatan, dan Cilandak Timur, serta satu ruas jalan di Kelurahan Cilandak Barat.
Kerjasama antara BPBD DKI Jakarta, pemerintah setempat, dan instansi terkait terus dilakukan untuk menangani dampak banjir di Jakarta Selatan. Upaya terus dilakukan agar genangan banjir dapat segera surut dan masyarakat dapat kembali beraktivitas normal. Semua pihak diharapkan terus memperhatikan kondisi cuaca dan potensi genangan banjir untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama.








