Thursday, February 12, 2026
HomeTekno10 Negara Larang Penggunaan Scan Biometrik Worldcoin World App

10 Negara Larang Penggunaan Scan Biometrik Worldcoin World App

Aplikasi World App atau Worldcoin tengah menjadi pembicaraan di seluruh dunia, dengan popularitasnya yang meroket terutama di Indonesia. Aplikasi ini menawarkan imbalan finansial bagi pengguna yang bersedia melakukan pemindaian biometrik pada mata. Namun, kekhawatiran muncul terkait keamanan data pribadi pengguna, terutama data biometrik sensitif.

Worldcoin menggunakan teknologi pemindaian iris untuk menciptakan identitas digital global bernama World ID. Meskipun dianggap aman oleh pengembangnya, beberapa negara telah mengambil langkah tegas untuk melarang atau membatasi operasi Worldcoin karena kekhawatiran akan keamanan data. Berikut adalah 10 negara yang telah menghentikan atau membatasi aktivitas pemindaian biometrik oleh Worldcoin:

1. Spanyol: Badan Perlindungan Data Spanyol telah memerintahkan Worldcoin untuk menghapus semua data biometrik warga negaranya berdasarkan Regulasi Perlindungan Data Umum Uni Eropa (GDPR).
2. Hong Kong: Kantor Komisaris Privasi untuk Data Pribadi Hong Kong menghentikan operasi pemindaian iris oleh Worldcoin karena dianggap berlebihan dan tidak transparan.
3. Jerman: Otoritas Perlindungan Data Negara Bagian Bavaria melarang Worldcoin dan memerintahkan penghapusan data biometrik pengguna.
4. Brasil: Otoritas Perlindungan Data Nasional Brasil melarang operasi Worldcoin karena pelanggaran hukum perlindungan data pribadi.
5. Kolombia: Badan Pengawas Industri dan Perdagangan Kolombia mengingatkan masyarakat tentang aktivitas verifikasi biometrik Worldcoin.
6. India: Worldcoin mengurangi aktivitas verifikasi luring di India setelah tekanan dari pemerintah terkait regulasi data.
7. Korea Selatan: Komisi Perlindungan Informasi Pribadi Korea Selatan menyelidiki potensi pelanggaran UU Perlindungan Informasi Pribadi oleh Worldcoin.
8. Kenya: Pemerintah Kenya sudah menghentikan seluruh aktivitas Worldcoin sejak Agustus 2023.
9. Portugal: Portugal menangguhkan kegiatan pengumpulan data biometrik oleh Worldcoin karena kekhawatiran terhadap privasi pengguna.
10. Indonesia: Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia menutup akses terhadap layanan Worldcoin serta memanggil mitra lokalnya untuk klarifikasi.

Negara-negara tersebut khawatir akan risiko penyalahgunaan data biometrik dan kekurangan transparansi dalam pengumpulan serta penyimpanan data. Pengembang Worldcoin, Tools for Humanity (TFH), menyatakan bahwa mereka tidak menyimpan data pribadi pengguna dan memberikan kendali penuh kepada pengguna atas informasi mereka. Meskipun demikian, pengawasan ketat dari otoritas data dan perlindungan konsumen tetap diperlukan dalam penggunaan teknologi biometrik ini.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer