Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menganggap timnya sebagai yang terbaik dalam Liga Champions musim ini, meskipun harus tersingkir di semifinal setelah kalah dari Paris Saint-Germain dengan skor 1-2. Menurutnya, Arsenal layak mendapatkan hasil lebih baik dan tidak ada tim yang bermain lebih baik daripada mereka dalam kompetisi ini. Meskipun demikian, PSG berhasil melaju ke final dengan agregat 3-1 berkat gol dari Fabian Ruiz dan Achraf Hakimi. Meskipun Arsenal hanya bisa membalas melalui gol Bukayo Saka, Arteta merasa bangga namun kecewa dengan kinerja timnya. Arteta juga mengungkapkan bahwa para pemainnya sungguh berjuang dengan keras, meski akhirnya harus tersingkir.
Pelatih PSG, Luis Enrique, memberikan tanggapannya terkait pernyataan Arteta, menyatakan bahwa Arsenal tidak layak menang dan bahwa PSG pantas melaju ke final. Meskipun Arsenal tampil agresif dalam pertandingan, namun beberapa kesempatan emas yang mereka miliki tidak dimanfaatkan dengan baik. Hal ini membuat pemain Arsenal, Declan Rice, merasa bahwa pertandingan bisa berakhir berbeda jika peluang-peluang tersebut dimanfaatkan dengan baik. PSG tembus ke final dan akan menghadapi Inter Milan, sementara Inter Milan sendiri meraih tiket final setelah mengalahkan Barcelona. Hansi Flick dari Inter Milan menyatakan bahwa meskipun Barcelona tidak lolos ke final, mereka akan terus berjuang.
Final Liga Champions antara PSG dan Inter Milan akan digelar di Munich pada 31 Mei mendatang, di mana kedua tim bersaing untuk meraih gelar yang prestisius tersebut. Arteta, Enrique, dan Flick, adalah para pelatih yang telah membimbing tim mereka dengan baik hingga ke babak final, menunjukkan persaingan yang sengit dan kualitas dalam kompetisi elite tersebut. Semua pihak menanti pertandingan final yang akan menentukan siapa yang akan menjadi juara Liga Champions musim ini.








