Pemain tim nasional Indonesia, Shayne Pattynama, dan klubnya KAS Eupen telah resmi menyelesaikan pemutusan kontrak mereka lebih awal dari jadwal semula. Keputusan ini mengizinkan Pattynama untuk meninggalkan Eupen setelah musim ini berakhir, di mana klub tersebut menempati posisi ke-10 dengan 30 poin di kasta kedua di Belgia. Eupen mengumumkan kabar ini melalui laman resmi mereka yang menyampaikan terima kasih atas dedikasi Pattynama dan mendoakan yang terbaik untuknya baik di karier olahraga maupun kehidupan pribadi, terutama bersama tim nasional Indonesia.
Pemutusan kontrak ini diduga dilakukan karena kurangnya waktu bermain yang diterima Pattynama selama musim ini. Dari 30 pertandingan, ia hanya berpartisipasi dalam 17 pertandingan, di mana tujuh di antaranya sebagai pemain inti dengan total waktu bermain 729 menit. Bek sayap berusia 26 tahun ini bahkan tidak masuk skuad dalam lima pertandingan terakhir Eupen, dan terakhir kali tampil sebagai pemain pengganti dalam pertandingan melawan La Louviere pada 28 Februari.
Pattynama bergabung dengan Eupen pada Februari 2024 setelah pindah dari klub asal Norwegia, Viking FK. Saat itu, Eupen berusaha keras untuk menghindari degradasi dari divisi utama. Namun, meskipun Pattynama tampil dalam enam pertandingan untuk membantu menyelamatkan Eupen, tim tersebut akhirnya turun kasta setelah menjadi juru kunci dalam playoff degradasi. Ini merupakan profil singkat dari Shayne Pattynama, seorang bek kiri andalan di bawah asuhan Shin Tae-yong. – Zaro Ezza Syachniar








