PSSI mendapatkan hukuman dari FIFA sebagai akibat perilaku diskriminatif suporter selama pertandingan antara timnas Indonesia dan timnas Bahrain di Stadion GBK pada bulan Maret. EXCO PSSI Arya Sinulingga menyatakan bahwa PSSI harus membayar denda dan mengurangi jumlah penonton. FIFA mengirim laporan yang menunjukkan bahwa suporter Indonesia terlibat dalam perilaku diskriminatif di tribun utara dan selatan. Sebagai akibatnya, PSSI harus membayar denda sebesar hampir setengah miliar rupiah dan mengurangi 15 persen kursi yang tersedia untuk pertandingan kandang berikutnya. FIFA juga menawarkan alternatif lain untuk mengisi kursi yang dikurangi dengan melibatkan komunitas anti-diskriminasi atau kelompok khusus seperti keluarga, pelajar, atau perempuan.
Selain itu, FIFA meminta PSSI untuk mengembangkan rencana komprehensif untuk melawan diskriminasi dalam sepak bola. Menurut Arya, sanksi ini menjadi pembelajaran penting bagi semua pihak, dan menekankan perlunya literasi dan pendidikan untuk suporter agar tidak terlibat dalam perilaku diskriminatif seperti ujaran kebencian, rasisme, dan xenophobia. Hukuman ini akan diterapkan saat timnas Indonesia menghadapi timnas China di Stadion GBK pada bulan Juni. Oleh karena itu, langkah preventif dan edukasi menjadi kunci dalam mencegah kejadian serupa di masa depan.








