Sunday, April 12, 2026
HomeLintas KotaDKI Jalin Kontrak Farming 8.000 Hektare untuk Pasokan Beras

DKI Jalin Kontrak Farming 8.000 Hektare untuk Pasokan Beras

PT Food Station Tjipinang Jaya, perusahaan daerah yang berbasis di DKI Jakarta, telah menjalin pertanian kontrak dengan luas mencapai 8.000 hektare sawah di Jawa dan Lampung. Direktur Utama Karyawan Gunarso menyatakan bahwa hingga triwulan pertama 2025, produksi beras dari program ini telah mencapai 5.997 ton, meningkat 29 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Pertanian kontrak ini merupakan upaya DKI Jakarta untuk memastikan pasokan beras untuk memenuhi kebutuhan pokok warga Jakarta. Program ini dilaksanakan di berbagai daerah seperti Kabupaten Indramayu, Subang, Karawang, Bandung, Cilacap, Demak, Sidoarjo, dan Ngawi. Dengan harapan bahwa pada akhir tahun, produksi dari 8.000 hektare sawah ini bisa memenuhi target penyerapan mencapai 22.000 ton beras.

Selain dari pertanian kontrak, PT Food Station Tjipinang Jaya juga bekerja sama dengan mitra produksi di Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Lampung, dengan total kapasitas 13.000 ton, ditambah dengan kapasitas produksi mereka sendiri sebesar 5.500 ton. Dengan dua kekuatan infrastruktur ini, perusahaan berharap dapat mengamankan stok pangan di Jakarta dan memberikan manfaat yang besar untuk masyarakat setempat.

Dengan kolaborasi pertanian kontrak ini, DKI Jakarta berharap bisa menjadi lebih mandiri dalam penyediaan beras dan melindungi stok pangan bagi warganya. Upaya ini tidak hanya berdampak positif bagi ketersediaan pangan, tetapi juga membantu pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan petani lokal. Seperti diungkapkan oleh Karyawan Gunarso, keberhasilan program pertanian kontrak ini menjadi landasan yang kuat dalam memperkuat stok pangan di Jakarta.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer