Setiap tahun, pada tanggal 12 Mei, dunia merayakan Hari Perawat Internasional untuk memberikan apresiasi kepada seluruh perawat atas kontribusi mereka dalam menjaga kesehatan masyarakat. Pada tahun 2025, tema yang diusung adalah “Perawat Kita. Masa depan kita. Kekuatan ekonomi dalam perawatan.” Tema ini menekankan peran perawat dalam memperkuat sistem kesehatan dan ekonomi global serta pentingnya kesejahteraan mereka.
Sejarah panjang Hari Perawat Internasional dimulai pada tahun 1953 ketika Dorothy Sutherland dari Amerika Serikat mengusulkan ide tersebut kepada Presiden Dwight D. Eisenhower. Barulah pada tahun 1965, International Council of Nurses (ICN) secara resmi menetapkan Hari Perawat Internasional. Penetapan tanggal 12 Mei untuk memperingati hari ini dipilih pada tahun 1974, bertepatan dengan hari lahir Florence Nightingale, yang dianggap sebagai ibu keperawatan modern.
Florence Nightingale, putri dari keluarga terkaya di Inggris, memegang peran penting dalam memperjuangkan martabat profesi perawat. Dia menantang anggapan bahwa merawat orang lain bukan anggota keluarga bukanlah pekerjaan yang pantas bagi wanita berpendidikan. Melalui peranannya selama Perang Krimea pada tahun 1854, Nightingale membuktikan bahwa perawat yang terdidik dapat memberikan perawatan yang lebih bermartabat dan memiliki dampak besar terhadap kesehatan pasien.
Sejak itu, Nightingale memperjuangkan reformasi dalam sistem perawatan kesehatan dan keperawatan dengan mendirikan Sekolah Perawat Nightingale di London. Seiring berjalannya waktu, Hari Perawat Internasional menjadi momen refleksi dan aksi bagi perawat di seluruh dunia. Melalui tema yang dipilih setiap tahunnya, ICN mendorong pemerintah dan institusi kesehatan untuk berinvestasi dalam pendidikan, perlindungan, dan kesejahteraan perawat guna menciptakan sistem kesehatan yang lebih baik.
Dengan memperingati Hari Perawat Internasional, kita diingatkan akan pentingnya peran perawat dalam membangun masa depan yang lebih sehat. Perjuangan dan dedikasi Florence Nightingale serta perawat lainnya telah memberikan landasan kuat bagi profesi perawat modern. Semangat dan “lampu” yang dinyalakan oleh Nightingale di masa lalu terus menerangi jalan menuju masa depan kesehatan masyarakat yang lebih baik.








