Indonesia kini menghadapi lonjakan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang cukup signifikan pada awal tahun 2025. Data dari Kementerian Ketenagakerjaan mencatat bahwa hingga 23 April 2025, sebanyak 24.036 pekerja telah terpaksa mengalami PHK, yang merupakan jumlah yang mencapai sepertiga dari total kasus PHK sepanjang tahun 2024 yang tercatat sebanyak 77.565 kasus.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menjelaskan bahwa peningkatan kasus PHK ini disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari perusahaan yang mengalami kerugian atau tutup karena kondisi pasar yang menurun, hingga relokasi untuk mencari upah lebih murah, efisiensi untuk ketahanan perusahaan, dan transformasi bisnis.
Dalam menghadapi tantangan ini, banyak pekerja yang terkena dampak mulai mencari alternatif penghasilan melalui bisnis rumahan. Berikut tujuh ide bisnis rumahan yang mudah dijalankan dan berpotensi menjadi solusi adalah sebagai berikut:
1. Toko online (Dropship/Reseller)
2. Jasa desain grafis
3. Katering makanan
4. Jasa pengetikan dan editing
5. Usaha tanaman hias mini
6. Produksi skincare atau sabun handmade
7. Jasa konsultasi digital marketing
Dengan memanfaatkan keterampilan dan sumber daya yang dimiliki, siapa pun dapat memulai bisnis rumahan tanpa modal besar. Jenis usaha ini memberikan fleksibilitas waktu dan tempat, cocok dijalankan oleh berbagai kalangan seperti ibu rumah tangga, mahasiswa, dan karyawan yang ingin menambah penghasilan.
Bisnis rumahan bisa menjadi opsi penghasilan yang menjanjikan di tengah situasi sulit akibat PHK di Indonesia. Saat ekonomi tidak menentu, memiliki bisnis sendiri dapat menjadi solusi jangka panjang untuk menjaga stabilitas keuangan keluarga.







