Pelatih Malut United, Imran Nahumarury, menyebut kesabaran sebagai kunci kemenangan telak 5-1 melawan PSIS Semarang dalam lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Maluku Utara. Menurut Imran, para pemain mengalami kesulitan dalam membongkar pertahanan tim tamu namun berhasil mencetak lima gol dari 16 percobaan tembakan. Kemenangan didukung oleh trigol Yance Sayuri serta gol dari Chechu Menenes dan Diego Martinez, sementara gol balasan PSIS tercatat sebagai gol bunuh diri Safrudin Tahar. Pertandingan ini juga menandai debut profesional Riki Togubu yang menggantikan Sonny Norde pada menit ke-84.
Meskipun Chechu menerima kartu merah, Imran telah menyiapkan opsi untuk menutup lubang yang ditinggalkan bek asal Spanyol itu. Juru taktik tersebut mengatakan bahwa kartu merah Chechu akan menjadi bahan evaluasi ke depan. Di sisi lain, pelatih PSIS, Muhammad Ridwan, mengakui bahwa Malut United layak memenangkan pertandingan. Tambahan tiga poin membuat Malut United naik ke peringkat tiga klasemen sementara dengan total 56 poin, mengalahkan Persebaya Surabaya. Tim ini akan menghadapi Persija Jakarta pada pekan depan untuk menutup musim.








