Indonesia telah dipastikan tidak meraih gelar dalam ajang BWF World Tour Super 500 Thailand Open 2025 setelah ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah terhenti di babak semifinal. Pertandingan yang digelar di Nimibutr Arena, Bangkok, Sabtu kemarin, melihat Amri/Nita kalah dengan skor 18-21, 13-21 dari unggulan kedua asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping dalam pertandingan dua gim langsung.
Amri/Nita mengalami tekanan sejak awal pertandingan dimana mereka tertinggal 7-11 di interval gim pertama namun sempat bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 15-15. Namun, kehilangan konsistensi membuat mereka harus menyerah 18-21 di gim pertama. Dominasi Feng/Huang semakin tak terbendung di gim kedua, dengan permainan agresif yang membuat Amri/Nita tertinggal 5-11 di interval dan akhirnya kalah dengan skor 13-21.
Walau demikian, mencapai babak semifinal tetap merupakan pencapaian terbaik untuk Amri/Nita sepanjang tur BWF musim 2025. Sementara itu, pasangan ganda putra lainnya Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga tersingkir di babak semifinal setelah kalah dari pasangan Denmark William Kryger Boe/Christian Faust Kjær dengan skor 13-21, 12-21.
Pertandingan final Thailand Open 2025 akan menampilkan serangkaian pertandingan menarik, mulai dari tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, hingga ganda campuran. Dalam laga final tunggal putra, wakil tuan rumah, Kunlavut Vitidsarn, akan menghadapi pebulutangkis Denmark, Anders Antonsen. Di tunggal putri, Pornpawee Chochuwong dari Thailand akan bersaing melawan Chen Yufei dari China. Untuk ganda putra, pasangan Denmark William Kryger Boe/Christian Faust Kjær akan berhadapan dengan unggulan kedua asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Sedangkan di ganda putri, pasangan Malaysia Pearly Tan/Thinaah Muralitharan akan bertanding melawan pasangan Korea Selatan Jeon Na-eun/Lee Yeon-woo.
Adapun gelar ganda campuran akan diperebutkan oleh dua pasangan China, yaitu Feng Yanzhe/Huang Dong Ping melawan Gao Jiaxuan/Wu Mengying. Meskipun Indonesia tidak meraih gelar dalam turnamen ini, namun penampilan wakil Tanah Air masih patut diapresiasi. Semoga ke depannya, prestasi pebulutangkis Indonesia semakin bersinar di kancah internasional.







