Sunday, December 7, 2025
HomeLenggang JakartaTips Menjaga Kesehatan di Pagi Hari Jakarta: Kualitas Udara yang Tidak Sehat

Tips Menjaga Kesehatan di Pagi Hari Jakarta: Kualitas Udara yang Tidak Sehat

Pagi ini di Jakarta, kualitas udara dikategorikan tidak sehat berdasarkan data IQAir, dan kota ini menempati posisi ke-14 dalam daftar kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Data terbaru dari situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 05.32 WIB menunjukkan bahwa indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta mencapai angka 113, masuk dalam kategori tidak sehat karena polusi udara PM2,5 dengan konsentrasi 40,2 mikrogram per meter kubik. Hal ini mengindikasikan bahwa kualitas udara di Jakarta dapat merugikan kelompok sensitif atau menimbulkan kerusakan pada lingkungan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Kategori kualitas udara lainnya meliputi baik (0-50 PM2,5), sedang (51-100 PM2,5), sangat tidak sehat (200-299 PM2,5), dan berbahaya (300-500 PM2,5). Sementara itu, beberapa kota yang menempati posisi teratas dalam daftar kualitas udara terburuk adalah Kuwait, Al-Manamah, Chengdu, Lahore, dan Kinshasa. Dalam upaya mengatasi masalah ini, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta meluncurkan platform perantau kualitas udara terintegrasi yang digunakan 31 titik stasiun pemantau kualitas udara (SPKU) di seluruh wilayah Jakarta. Data yang dikumpulkan dari SPKU ini kemudian ditampilkan melalui platform pemantau kualitas udara, sebagai upaya penyempurnaan dan sesuai dengan standar nasional yang berlaku. Adanya platform ini diharapkan dapat membantu dalam pemantauan dan peningkatan kualitas udara bagi masyarakat Jakarta.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer