Ketua Umum Asosisasi Blockchain dan Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo-ABI), Robby, mengungkapkan optimisme terhadap perkembangan transaksi dan jumlah investor kripto di Indonesia. Hal ini dipicu oleh minat yang terus meningkat terhadap Bitcoin, dimana harga Bitcoin terus menanjak dan hampir mendekati all-time-high sebesar 109.100 dolar AS. Robby menegaskan bahwa stabilitas harga Bitcoin ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap aset kripto sebagai penyimpan nilai jangka panjang atau safe haven.
Meskipun demikian, Robby juga memperingatkan bahwa setiap jenis investasi, termasuk aset kripto, memiliki risiko tersendiri. Oleh karena itu, ia menyarankan agar investor, khususnya pemula, untuk tetap menggunakan uang dingin dalam berinvestasi dan membuat keputusan secara bijak sesuai dengan tujuan investasi masing-masing. Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa nilai transaksi aset kripto di Indonesia relatif stabil, sementara jumlah investor kripto terus meningkat dari bulan ke bulan.
Proyeksi dari Statista menunjukkan bahwa jumlah investor kripto di Indonesia diprediksi akan terus meningkat hingga mencapai 28,65 juta pada tahun 2025. Hal ini memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pasar kripto dengan pertumbuhan tercepat di kawasan Asia Tenggara. Dengan upaya edukasi, regulasi yang mendukung inovasi, dan perlindungan terhadap investor, Robby optimis bahwa aset kripto akan terus menjadi bagian penting dari transformasi fintech di Indonesia.








