Jannik Sinner merasa puas dengan penampilannya di Internazionali BNL d’Italia setelah absen selama tiga bulan karena masalah dengan Badan Antidoping Dunia (WADA). Petenis nomor satu dunia tersebut kembali ke tur setelah menang di Australian Open pada Januari dan meraih lima kemenangan di Roma. Namun, rekor kemenangan beruntun Sinner terhenti oleh Carlos Alcaraz di final di Roma. Meski demikian, Sinner tetap optimis dan berharap penampilannya di Roma akan memberinya kepercayaan diri untuk bermain bagus di Paris. Dalam komentarnya pasca-pertandingan, Sinner menyatakan kebahagiannya atas hasil turnamen tersebut, setelah bekerja keras selama tiga bulan untuk kembali ke levelnya. Dukungan dari penonton Italia di Campo Centrale membuat Sinner merasa istimewa dan terinspirasi untuk terus berkembang. Dengan fokusnya kini beralih ke Roland Garros, Sinner berharap bisa meraih gelar Grand Slam keempatnya dan yang pertama di lapangan tanah liat. Meski mengalami beberapa kendala, Sinner tetap optimis dan siap menghadapi tantangan di turnamen selanjutnya.








