Sunday, December 7, 2025
HomeFinansialRupiah Menguat di Tengah Kekhawatiran Defisit Fiskal AS

Rupiah Menguat di Tengah Kekhawatiran Defisit Fiskal AS

Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang masih melemah tertekan oleh kekhawatiran seputar defisit anggaran Pemerintah AS. Menurut analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, penguatan nilai tukar termasuk rupiah seiring kekhawatiran investor atas defisit fiskal Amerika Serikat (AS) masih berlanjut. Penurunan peringkat utang pemerintah AS oleh Moody’s dari Aaa menjadi Aa1 disebabkan oleh utang pemerintah dan pembayaran bunga AS, yang mengakibatkan tekanan ekonomi AS terutama karena defisit fiskal tahunan yang besar dan kenaikan biaya bunga.
Moody’s memprediksi defisit federal AS akan melebar hingga hampir 9 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun 2035. Ini akan menjadikan beban utang federal AS meningkat jadi sekitar 134 persen dari PDB pada tahun 2035, dibandingkan dengan 98 persen pada tahun 2024. Peningkatan beban utang di AS memicu kekhawatiran ekonomi karena dampaknya pada upah, lapangan kerja, investasi, dan pertumbuhan ekonomi negara tersebut.
Kondisi ekonomi AS yang menghadapi ketidakseimbangan struktural dalam pendapatan dan pengeluaran memperlihatkan risiko perlambatan pertumbuhan, penurunan investasi, dan hilangnya pekerjaan. Pemerintah federal AS terus meminjam untuk menutupi saldo pengeluaran yang belum dibayar, yang kemudian menimbulkan peningkatan defisit anggaran berulang. Defisit anggaran pemerintah federal AS per April 2025 mencapai 1,05 triliun dolar AS, dengan utang nasional AS mencapai 36,2 triliun dolar AS.
Pernyataan dovish pejabat memberikan tekanan terhadap dolar AS terkait kekhawatiran akan dampak defisit dan penurunan rating kredit. Berdasarkan faktor tersebut, kurs rupiah diperkirakan berkisar Rp16.350-Rp16.450 per dolar AS. Meskipun pada pembukaan perdagangan hari Rabu pagi di Jakarta, nilai tukar rupiah menguat sebesar 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.412 per dolar AS.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer