Pacific Caesar Surabaya menelan kekalahan telak 90-125 dari Satria Muda Pertamina Jakarta dalam pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) 2025 di Britama Arena, Jakarta. Pelatih Andika Supriadi Saputra merasa timnya bermain buruk dan tidak menerapkan rencana permainan dengan baik, yang membuat lawan seringkali berhasil mencetak poin. Dia mengungkapkan kekecewaannya atas pertahanan yang lemah, terutama dalam penerimaan lemparan tiga angka. Pemain tuan rumah seperti Abraham Damar Grahita, Avan Seputra, dan Juan Laurent menjadi kendala besar bagi Pacific Caesar dengan kontribusi poin tinggi dari dua kuarter awal.
Dalam pernyataannya setelah pertandingan, Coach Bedu juga menyoroti kurangnya kesiapan tim untuk menghadapi Satria Muda. Daffa Dhoifullah, kapten tim, menambahkan bahwa masalah meliputi kurangnya kesiapan bertahan, kurangnya komunikasi, dan masalah mental dalam permainan. Pacific Caesar sangat mengandalkan beberapa pemain kunci seperti Adonnecy Joshua Bramah, Frank Johnson, Miguel Miranda, dan Daffa Dhoifullah, dengan hanya empat pemain tersebut yang mampu mencetak angka hingga pertengahan kuarter ketiga. Kekalahan ini membuat Pacific Caesar berada di posisi kesembilan dalam klasemen IBL Gopay 2025, dengan rekor 8-14. Meskipun demikian, tim ini tetap berupaya untuk memperbaiki penampilan mereka dengan harapan dapat meraih kemenangan selanjutnya.








