Pelatih kepala ganda campuran, Rionny Mainaky, mengungkapkan bahwa Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu telah menunjukkan kemampuan yang sangat baik dalam persaingan di level atas, meskipun keduanya masih tergolong muda dengan usia 22 dan 20 tahun. Prestasi mereka sebagai juara di Taiwan Open 2025 dan mencapai babak semifinal Kejuaraan Asia 2025 membuktikan bahwa mereka layak diperhitungkan sebagai peserta elite, termasuk dalam kejuaraan Singapore Open 2025 yang akan digelar di Singapore Indoor Stadium pada 7 Mei hingga 1 Juni.
Rionny menegaskan bahwa prestasi Jafar/Felisha di level Super 300 dan turnamen setara Super 1000 seperti Kejuaraan Asia merupakan modal berharga bagi keduanya. Dengan usia yang masih muda, mereka telah menunjukkan kemampuan di atas rata-rata. Rionny juga menilai bahwa pasangan ini memiliki fondasi yang kuat dalam hal kedisiplinan, mentalitas, dan gaya hidup yang mendukung karier mereka sebagai atlet profesional.
Dalam keterangan tertulis dari PP PBSI, Rionny menyampaikan harapannya agar Jafar/Felisha dapat melangkah jauh dalam Singapore Open 2025. Dia menekankan pentingnya peningkatan strategi permainan mereka serta kekayaan strategi dalam menghadapi lawan. Dengan menghadapi wakil Taiwan, Rionny berharap pasangan ini dapat beradaptasi dengan kondisi lapangan dan menunjukkan permainan terbaik mereka.
Gelar juara Taiwan Open 2025 yang diraih Jafar/Felisha setelah mengalahkan Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti adalah bukti nyata keunggulan mereka. Kemenangan ini juga menegaskan posisi mereka sebagai ganda campuran terbaik Indonesia saat ini. Selain itu, Indonesia juga turut diwakili oleh pasangan ganda campuran lainnya dalam Singapore Open 2025, seperti Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dan pasangan non-pelatnas Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja.
Selain informasi mengenai pasangan ganda campuran, artikel juga mengulas partisipasi Indonesia dalam turnamen Singapore Open 2025, yang melibatkan berbagai kategori, termasuk tunggal putra dan ganda putra. Indonesia memiliki total tujuh wakil dalam turnamen ini, dengan harapan dapat meraih prestasi gemilang. Artinya, Indonesia patut diacungi jempol dalam mengirimkan atlet-atlet yang berkualitas dan mampu bersaing di level internasional.







