Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono memastikan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Raden Sadjad (RSA) menjadi lanud tipe A. Penetapan ini dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto. Lokasi Lanud RSA yang dianggap strategis dan dekat dengan kawasan perairan Natuna menjadi alasan utama untuk pengangkatannya menjadi lanud tipe A.
Dengan status barunya, Lanud RSA akan mempermudah TNI AU dalam mengawasi kawasan udara Natuna dan sekitarnya. Mereka tengah berupaya untuk memperkuat alat utama sistem senjata (alutsista) serta fasilitas di Lanud RSA guna meningkatkan kinerja Lanud Raden Sajad. Meskipun masih dalam proses penyiapan sarana pra-sarana dan infrastruktur, TNI AU akan tetap melaksanakan patroli rutin di perairan Natuna.
Patroli akan dilakukan dengan menggunakan pangkalan di Pontianak, Pekanbaru, Batam, Tanjung Pinang, dan sebagainya. Meskipun tugas mereka tidak selalu terlihat, Angkatan Udara bersedia menjaga negeri dan udara selama 24 jam sehari, 365 hari dalam setahun. Dengan upaya-upaya yang dilakukan, diharapkan Lanud RSA dapat semakin berkembang dan memainkan peran yang lebih besar dalam menjaga keamanan wilayah Indonesia.








