Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan bahwa Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, memerlukan 118 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pesantren yang harus segera dibangun untuk memastikan kebutuhan gizi para santri di pondok pesantren terpenuhi. Saat ini, hanya ada 2 SPPG yang tersedia di Bangkalan.
Untuk mempercepat pembangunan SPPG, Menteri Muhaimin Iskandar telah membentuk Komite Percepatan Pemberdayaan Masyarakat yang dipimpin oleh Baddrut Tamam, mantan Bupati Pamekasan. Harapannya, agar minimal 3-10 dapur SPPG segera didirikan.
Dalam upaya meningkatkan kualitas gizi santri, program Makan Bergizi Gratis (MBG) diperkenalkan dengan harapan dapat mendukung pertumbuhan optimal para santri. Menteri Muhaimin pun menekankan pentingnya pendidikan yang cerdas, meskipun gizinya terbatas.
Selain itu, pada tanggal 26 Mei, Menteri Muhaimin Iskandar bersama Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, meresmikan pembangunan 1.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pesantren di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Program MBG yang dihasilkan dari pembangunan SPPG tersebut akan bermanfaat bagi para santri di pesantren-pesantren di berbagai wilayah di Indonesia, terutama Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Banten.








