Petenis non-unggulan Muhammad Misbah Abdullah berhasil menciptakan kejutan dalam babak kedua turnamen tenis internasional Detec International Junior Championship di lapangan tenis Gelora Merdeka Sukoharjo, Jawa Tengah. Petenis berusia 17 tahun asal Madiun itu berhasil mengalahkan unggulan teratas tunggal putra, Ahmad Fauzan, dengan skor 6-3, 4-0 (retired). Misbah mencatat bahwa lawannya, Fauzan, tampaknya sedang kurang sehat saat pertandingan tersebut.
Selain Misbah, petenis Indonesia lainnya, Muhammad Alfaradu Sumirat, juga meraih kemenangan mengesankan dengan mengalahkan unggulan kedelapan tunggal putra, Shao Zhang dari China, dengan skor 7-6(2), 6-3. Di babak selanjutnya, Alfaradu akan menghadapi unggulan ke-10, Reaven Rio Suryana.
Pada sektor tunggal putri, Mischka Sinclaire Goenadi dan Shinar Zahra Shukayna Heriyadi Sunggoro, yang merupakan unggulan teratas dari Indonesia, juga berhasil meraih kemenangan pada babak kedua. Goenadi mengalahkan wakil India Niyati Hiranandani Bhandari dengan skor 6-2, 6-1, sedangkan Shukayna unggul atas Ratu Athena Putri dengan skor 6-1, 6-2.
Detec International Junior Championship merupakan salah satu event resmi dalam kalender kompetisi Federasi Tenis Internasional (ITF). Kompetisi ini menampilkan empat nomor, baik tunggal maupun ganda, untuk putra dan putri. Lebih dari 100 petenis junior dari 15 negara berpartisipasi dalam turnamen ini.
Turnamen ini akan berlangsung hingga 7 Juni 2025 dan diikuti oleh peserta dari berbagai negara, mulai dari Asia Tenggara hingga Australia, Amerika Serikat, dan Eropa. Dengan prestasi yang berhasil diraih oleh para petenis Indonesia, harapannya kompetisi ini akan semakin memperkuat posisi mereka di kancah tenis internasional.








