Pada hari Rabu, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami pelemahan akibat berkurangnya optimisme pasar terhadap ketegangan perdagangan antara AS dan Uni Eropa. IHSG ditutup turun 23,15 poin atau 0,32 persen menjadi 7.175,97, sedangkan indeks LQ45 turun 3,42 poin atau 0,42 persen ke posisi 814,76. Bank sentral Australia telah memangkas suku bunga ke level terendah dalam dua tahun, sementara bank sentral Selandia Baru memangkas suku bunga acuan dan menghadapi tantangan perdagangan global. Harga surat utang pemerintah Jepang juga mengalami penurunan akibat kekhawatiran atas beban utang pemerintah yang semakin besar. Investor sekarang menunggu laporan keuangan Nvidia yang dijadwalkan malam ini, di tengah tantangan perdagangan dan ketidakpastian di pasar. Frekuensi perdagangan saham mencapai 1.261.981 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 33,39 miliar lembar saham senilai Rp23,04 triliun. Meskipun IHSG melemah, ada tiga sektor yang mengalami kenaikan, termasuk sektor transportasi & logistik, teknologi, dan industri. Bursa saham regional Asia juga mengalami pergerakan yang beragam, dengan IHSG ditutup pada level yang lebih rendah pada sesi perdagangan saham tersebut.








