Rekayasa lalu lintas lawan arah atau contraflow diterapkan di Tol Jagorawi arah Puncak sesuai kebijakan Kepolisian. Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta Singarimbun, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus di Ruas Tol Jagorawi arah Puncak. Contraflow ini diberlakukan mulai dari KM 44+400 hingga KM 46+400 Ruas Tol Jagorawi arah Puncak sejak pukul 08.00 WIB, atas diskresi Kepolisian.
Dalam menghadapi situasi ini, pengguna jalan diharapkan untuk merencanakan rute perjalanan mereka dengan bijak agar dapat memaksimalkan rekayasa lalu lintas yang diterapkan. Selain itu, penting bagi pengguna jalan untuk memastikan saldo kartu elektronik mereka mencukupi sebelum memulai perjalanan, demi menghindari kemacetan waktu bertransaksi di gerbang tol. Selalu taati rambu lalu lintas dan patuhi arahan petugas di lapangan untuk menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas.
Untuk memberikan informasi lebih lanjut, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat bahwa sebanyak 165.941 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-1 periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus, pada Rabu, 28 Mei 2025. Volume lalu lintas ini naik sebesar 23,2% dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal. Distribusi lalu lintas dari Jabotabek menuju tiga arah utama, dengan sebagian besar kendaraan menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), diikuti oleh arah Barat (Merak) dan arah Selatan (Puncak).
Kebijakan contraflow ini merupakan upaya antisipatif yang diterapkan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan selama libur panjang. Dengan kerjasama dan kesadaran bersama, diharapkan situasi lalu lintas dapat terkendali dan berjalan lancar.








