Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani, ganda putra Indonesia, menunjukkan semangat juang tinggi dalam pertandingan babak 16 besar Singapore Open 2025. Meskipun sempat merebut gim pertama, mereka akhirnya kalah dari pasangan India Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty setelah pertandingan sengit yang berlangsung selama 74 menit. Sabar juga mengungkapkan bahwa terjadi mimisan di hidung sebelum pertandingan berakhir.
Meskipun kalah, Sabar dan Reza merasa bahwa mereka memperoleh banyak pelajaran berharga dari pertandingan tersebut. Mereka menyebut bahwa kekuatan pasangan India terletak pada servis, pengembalian servis, dan serangan drive yang kuat. Meskipun telah mencoba berbagai strategi, mereka merasa kurang beruntung dalam gim penentuan. Namun, Sabar optimis bahwa mereka dapat menggunakan pengalaman ini untuk pertemuan selanjutnya.
Walaupun wakil Indonesia lainnya, Rehan Naufal Kusharjanto dan Gloria Emanuelle Widjaja, juga tersingkir dari babak 16 besar, mereka menganggap kekalahan tersebut sebagai pembelajaran penting untuk turnamen berikutnya. Indonesia masih menyisakan tiga wakil di babak 16 besar Singapore Open 2025, termasuk Jonatan Christie, Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto, dan Jafar Hidayatullah.
Pertemuan berikutnya akan menentukan nasib para wakil Indonesia yang masih bertarung dalam turnamen ini. Semua pemain berharap dapat memberikan penampilan terbaik dan mencapai hasil yang memuaskan di ajang bergengsi tersebut.
Kisah Perjuangan Sabar/Reza di Singapore Open: Mimisan hingga Kekalahan
RELATED ARTICLES







