Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto dan Gloria Emanuelle Widjaja, mengalami kekalahan di babak 16 besar BWF World Tour Super 750 Singapore Open 2025. Mereka mengakui bahwa kesalahan sendiri dan kurangnya ketenangan menjadi faktor besar dalam kekalahan mereka. Pertandingan berlangsung sengit di Singapore Indoor Stadium, Singapura, dengan pasangan non-pelatnas Indonesia harus mengakui keunggulan unggulan keempat China dengan skor 16-21, 20-22. Gloria menyatakan bahwa mereka membuat banyak kesalahan sendiri dan kurang tenang, menyebabkan momen-momen krusial terlewat. Meskipun memulai pertandingan dengan baik, kesalahan dalam pengembalian bola dan momen krusial membuat mereka kalah dalam dua gim langsung. Rehan menambahkan bahwa servis lawan yang tidak terduga juga menjadi faktor yang membuat mereka kehilangan kendali. Meskipun demikian, pasangan ini tetap memastikan bahwa kekalahan ini akan menjadi pembelajaran berharga untuk turnamen berikutnya. Mereka menargetkan penampilan yang lebih baik di Super 1000 Indonesia Open 2025 pekan depan, dengan tekad untuk bangkit dan menunjukkan performa yang lebih siap. Bagi pasangan China, kemenangan ini menjadi pencapaian manis setelah sebelumnya selalu dihentikan oleh wakil Indonesia dalam turnamen sebelumnya. Artinya, meskipun kekalahan menimpa Rehan dan Gloria, mereka tetap bersemangat dan berfokus untuk memperbaiki performa mereka ke depan. Selain itu, mereka juga berencana untuk belajar dari kesalahan mereka dan menghadapi turnamen berikutnya dengan lebih baik.
Kekalahan Memilukan Rehan/Gloria di Singapore Open 2025
RELATED ARTICLES








