Badan Usaha Milik Ansor (BUMA), perusahaan yang bergerak di sektor pangan, telah menjalin kemitraan dengan PT Sang Hyang Seri (SHS), perusahaan BUMN yang juga bergerak di bidang jasa pertanian dan penyediaan benih unggul. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan Indonesia melalui PT Alihdaya Nusantara Solusi Raya (ANSR), sebuah anak perusahaan BUMA yang akan menyediakan tenaga kerja terlatih di sektor pertanian.
Dalam kerja sama ini, BUMA akan fokus pada efisiensi produksi pangan, memperluas akses petani terhadap sumber daya berkualitas, dan mendorong percepatan swasembada pangan. Sementara itu, SHS akan memberikan dukungan berupa benih unggul serta pendampingan teknis pertanian berbasis teknologi. Hal ini diharapkan dapat membantu meningkatkan produksi pangan secara berkelanjutan.
Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin, menyatakan bahwa kerja sama ini sejalan dengan komitmen GP Ansor untuk mengukuhkan ribuan anggota Banser sebagai Patriot Ketahanan Pangan. Patriot Ketahanan Pangan difokuskan pada empat hal, yaitu sebagai penyuluh pangan, menciptakan pengusaha-pengusaha pangan, pengelola logistik pangan, dan pengelola limbah-limbah pangan.
Direktur Utama SHS, Adhi Cahyono Nugroho, juga menilai kerja sama ini sebagai bagian dari upaya penguatan rantai pasok pangan nasional. Dia menekankan pentingnya melibatkan banyak pihak dalam upaya ini agar lebih inklusif dan berkelanjutan. Melibatkan SHS bersama GP Ansor diharapkan dapat menciptakan model kedaulatan pangan yang efektif.
CEO BUMA, Firmana Tri Andika, menyatakan bahwa BUMA bertindak sebagai jembatan antara potensi kader GP Ansor dengan kebutuhan industri. Dengan kerja sama tersebut, diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja berkualitas sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian Indonesia. Firmana juga menegaskan bahwa tenaga kerja yang disalurkan memiliki kompetensi di bidang pertanian untuk mendukung industrialisasi sektor pangan secara berkelanjutan.








