Jasa Marga telah mengambil langkah untuk mempercepat evakuasi dan pengaturan lalu lintas terkait kecelakaan yang terjadi di Gerbang Tol (GT) Ciawi 2. Alvin Andituahta Singarimbun, Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT), menekankan bahwa fokus saat ini adalah pada percepatan evakuasi kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut. Upaya untuk menghindari kemacetan yang berkepanjangan, perbaikan gardu tol yang rusak juga menjadi prioritas.
Kondisi kendaraan yang tidak dalam kondisi prima dapat membahayakan pengguna jalan, dan hal ini disoroti oleh Alvin sebagai momen serius yang perlu mendapat perhatian dari pihak berwenang untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Kecelakaan yang terjadi di GT Ciawi 2 melibatkan seorang Truk Wing Box dan dua kendaraan lainnya, namun untungnya tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Tim dari Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT), Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), dan Kepolisian segera bertindak dengan tiba di lokasi kejadian untuk memberikan pengamanan dan mengatur lalu lintas secara cepat. Akibat kecelakaan, tiga gardu mengalami kerusakan sehingga tujuh gardu lainnya tetap beroperasi. Untuk mengurangi antrean transaksi di GT Ciawi 2, RO1 mengoptimalkan penggunaan unit mobile reader dan bantuan tapping langsung oleh petugas di lokasi.








