Indonesia telah kehilangan salah satu legenda bulu tangkis nasional, Bapak Tan Joe Hok, yang meninggal dunia di Jakarta. Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian legenda tersebut, mengakui jasanya yang besar dalam mengharumkan nama Indonesia di dunia olahraga. Marciano menegaskan bahwa Tan Joe Hok bukan hanya seorang atlet berprestasi, tetapi juga simbol perjuangan dan dedikasi yang luar biasa.
Selain itu, Tan Joe Hok juga dikenal sebagai pelopor kejayaan bulu tangkis Indonesia dengan berbagai prestasi gemilang yang telah diraihnya. Ia menerima penghargaan KONI Lifetime Achievement Award in Sport pada November 2021 sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya. Organisasi olahraga nasional lainnya, seperti PBSI, juga menyampaikan belasungkawa atas kepergian legenda bulu tangkis tersebut.
Pencapaian Tan Joe Hok, mulai dari Piala Thomas tahun 1958 hingga medali emas Asian Games 1962, telah meninggalkan legacy yang menginspirasi generasi atlet masa kini. Prestasi dan integritasnya tidak hanya diakui dalam negeri, namun juga diakui di kancah internasional. Indonesia akan selalu mengingat kontribusi besar yang telah diberikan oleh Tan Joe Hok dalam dunia olahraga.








