Wednesday, October 7, 2026
HomeBursaIHSG Ditutup Melemah Menyusul Penurunan Bursa Asia

IHSG Ditutup Melemah Menyusul Penurunan Bursa Asia

Bursa saham regional Asia mengalami pelemahan yang signifikan akibat terus meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China. Ini berdampak langsung pada kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang turun 110,75 poin atau 1,54 persen menjadi 7.065,07. Hal ini juga dipengaruhi oleh sikap defensif investor menjelang rilis data ekonomi AS, perkembangan suku bunga di Eropa, dan kekhawatiran terhadap pandemi COVID-19.

Di tengah situasi global yang tidak stabil, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa perekonomian Indonesia mengalami deflasi 0,37 persen pada bulan Mei 2025. Data menunjukkan penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari April menjadi Mei. Selain itu, neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus yang mengkhawatirkan, menurut laporan BPS.

Ditambah dengan surat edaran Kementerian Kesehatan tentang peningkatan kasus COVID-19 di Asia, pasar keuangan semakin terbebani. Investor juga memantau perkembangan diskusi antara AS dan Uni Eropa terkait tarif perdagangan serta data ekonomi penting dari AS dan Eropa yang akan dirilis.

Meskipun IHSG dibuka melemah, namun tercatat adanya sektor energi yang mengalami kenaikan, sementara sektor keuangan, transportasi & logistik, serta sektor teknologi mengalami penurunan signifikan. Peningkatan frekuensi perdagangan saham juga terjadi pada hari itu.

Secara umum, bursa saham regional Asia mengalami penurunan yang seragam, dengan indeks Nikkei, Hang Seng, Shanghai, dan Strait Times juga mengalami pelemahan pada sesi perdagangan sore itu. Situasi global yang belum stabil memunculkan volatilitas yang tinggi di pasar keuangan, membuat pelaku pasar hati-hati dalam mengambil keputusan investasi.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer