Nipah Park, pusat perbelanjaan terkenal di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, telah mengambil langkah inovatif untuk menghemat penggunaan listrik operasional hingga 10% dengan memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan daya sebesar 360,95 Kwp. PLTS ini mampu menghasilkan 532.144 kwh setiap tahun. Andi Muhammad Imam Rafsanjani, Operational Manager NIPAH PARK dan Office di Makassar, Selasa, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen Nipah Park dalam mewujudkan sistem keberlanjutan atau sustainable melalui efisiensi energi guna melestarikan alam dan lingkungan. Nipah Park telah mengimplementasikan prinsip green building, pengelolaan limbah, serta desain ruang terbuka yang mendukung sirkulasi udara alami sebagai bagian dari komitmennya terhadap keberlanjutan. Langkah nyata yang dilakukan termasuk pengelolaan limbah terpadu, pengadaan bank sampah, sistem ventilasi alami, hingga edukasi gerai tentang efisiensi operasional. Melalui kolaborasi dengan gerai, komunitas, dan pengunjung, Nipah Park berusaha menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari gaya hidup. Salah satu inisiatif menarik yang dilakukan Nipah Park adalah mengubah limbah tutup botol minuman kemasan dari gerai menjadi merchandise daur ulang seperti tatakan gelas dengan berkolaborasi dengan Komunitas Berdaur. Tindakan-tindakan ini memperlihatkan komitmen Nipah Park dalam berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan keberlanjutan.








