Simon Tahamata, kepala pemandu bakat tim nasional Indonesia, menyatakan bahwa kedatangannya di Indonesia bertujuan untuk membantu perkembangan sepak bola Indonesia. Pengangkatannya sebagai kepala pemandu bakat pada tanggal 22 Mei lalu memberinya kesempatan untuk bertemu dengan media untuk pertama kalinya, saat ia menghadiri sesi latihan timnas di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin.
Dalam pertemuan tersebut, Simon menyampaikan maksudnya dengan menggunakan bahasa Indonesia yang kurang lancar, bahwa tujuannya adalah untuk membantu Indonesia dalam pengembangan bakat sepak bola. Ia menyatakan bahwa tidak memiliki tujuan politis melainkan semata-mata untuk olahraga, dengan keyakinan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang di dunia sepak bola.
Langkah PSSI dalam mendatangkan Simon sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat pondasi dan pengembangan pemain nasional guna meraih prestasi di Piala Dunia 2026 dan seterusnya. Simon, yang berusia 69 tahun, akan bertanggung jawab dalam mengidentifikasi dan merekrut bakat potensial, baik dalam negeri maupun di kalangan diaspora, terutama di Belanda.
Dengan kerja sama erat antara Simon, Patrick Kluivert, Gerald Vanenburg, Nova Arianto, dan lainnya, diharapkan terwujud keberlanjutan, kualitas, dan perkembangan timnas serta sepak bola Indonesia secara keseluruhan. Dukungan dari para mantan pemain atau tenaga ahli dari Ajax Amsterdam, juga menjadi bagian penting dalam program pengembangan sepak bola Indonesia.
Simon menegaskan bahwa ia ingin melibatkan pemain yang memiliki ikatan dengan Indonesia, dan bukan hanya dari negara lain seperti China atau Belanda. Dengan fokus pada anak-anak muda, ia yakin bahwa Indonesia dapat bersaing secara efektif melawan negara-negara lain, seperti China dan Jepang. Hal ini menjadi tujuan utamanya dalam membantu Indonesia meraih sukses di dunia sepak bola.
Dengan pengalaman selama 10 tahun sebagai pelatih akademi dan tim junior Ajax, Simon siap untuk memberikan kontribusi yang berarti dalam pengembangan sepak bola Indonesia menuju prestasi yang gemilang.








