Program Kampung Nelayan Merah Putih mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah dan masyarakat, menunjukkan harapan bersama untuk pembangunan. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerima 910 proposal dari berbagai daerah pesisir dan kampung perikanan budidaya di Indonesia untuk pelaksanaan program. Target KKP tahun ini adalah membangun 100 Kampung Nelayan Merah Putih di wilayah-wilayah yang mayoritas penduduknya adalah nelayan atau pembudidaya perikanan. Proses penentuan lokasi dilakukan dengan ketat dan transparan, dengan pemerintah mengalokasikan dana sekitar Rp22 miliar untuk setiap lokasi. Program ini bertujuan untuk mengubah wilayah pesisir tradisional dan kampung perikanan budidaya menjadi kawasan perikanan terintegrasi, dengan penyediaan infrastruktur dan sarana penunjang kegiatan budidaya modern dan berkelanjutan. Penyusunan regulasi yang menjadi dasar hukum pelaksanaan program juga sedang disiapkan. Program ini diharapkan dapat mendukung kesejahteraan masyarakat, seperti yang sudah terbukti di Desa Samber Binyeri, Kabupaten Biak Numfor, Papua. Seluruh proposal yang masuk akan menjadi titik awal dalam rencana pembangunan 1.100 Kampung Nelayan Merah Putih hingga tahun 2027. Menjadi program yang mendapat perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto, KNMP merupakan pengembangan dari program Kampung Nelayan Modern (Kalamo) yang telah terbukti sukses di desa pesisir Biak Numfor. Dengan melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, diharapkan program ini akan menjadi solusi yang baik untuk masyarakat nelayan dan pembudidaya di Indonesia.








