Perusahaan telekomunikasi terkemuka, PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) atau Moratelindo, menegaskan komitmennya untuk melakukan ekspansi jaringan fiber optic backbone dan lastmile pada tahun 2025. Fokus utama perusahaan juga termasuk peningkatan kapasitas, ekspansi jaringan fiber to the home, serta meningkatkan digitalisasi produk. Direktur Utama Moratelindo, Jimmy Kadir, menyoroti inisiatif perusahaan dengan peluncuran layanan MoNICA yang bertujuan untuk menawarkan akses langsung antar Provider Telekomunikasi Internet di berbagai negara seperti Singapura, Jepang, Hongkong, dan Amerika Serikat.
Chief Technology Officer Moratelindo, Michael C McPhail, juga memaparkan kesuksesan perusahaan dalam melakukan ekspansi jaringan Fiber to the Home (FTTH) dengan peningkatan jumlah pelanggan dan subscribers. Capaian ini turut berdampak pada pendapatan perusahaan yang mencatat kenaikan signifikan dari segmen retail. Sementara itu, Wakil Direktur Utama Moratelindo, Andhika Putra, menjelaskan peningkatan kapasitas bandwidth perusahaan yang berpengaruh pada kenaikan pendapatan dari segmen Wholesales.
Sebagai bentuk strategi keuangan, perseroan juga melakukan pelunasan atas sejumlah sukuk ijarah berkelanjutan. Dukungan dari peringkat single A plus syariah dari Pefindo memperkuat posisi Moratelindo dalam menerbitkan sukuk ijarah berkelanjutan lainnya. Seluruh upaya ini bertujuan untuk memastikan Moratelindo terus berkembang dan menjadi pemain utama dalam industri telekomunikasi di Indonesia.








