Friday, February 13, 2026
HomeLenggang JakartaSejarah PRJ: Dari Pasar Gambir ke Jakarta Fair

Sejarah PRJ: Dari Pasar Gambir ke Jakarta Fair

Setiap tahun menjelang hari ulang tahun Jakarta, masyarakat selalu dinantikan oleh pergelaran Pekan Raya Jakarta (PRJ) yang kini dikenal sebagai Jakarta Fair Kemayoran. Selain sebagai acara pameran dagang dan hiburan, Jakarta Fair juga menjadi cermin dari perkembangan Ibu Kota. Dengan sejarah panjang sejak tahun 1968, selama 57 tahun PRJ telah menjadi salah satu festival terbesar di Asia Tenggara.

Awal mula Jakarta Fair berasal dari tradisi pasar malam di wilayah Gambir pada masa kolonial. Acara ini digelar pertama kali pada 31 Agustus 1898 setiap tahun sekali selama satu pekan dari bulan Agustus hingga September. Pasar malam ini merayakan ulang tahun serta penobatan Ratu Wilhelmina dari Belanda. Dengan penuh kegembiraan, pasar malam Gambir ini menjadi hiburan bagi warga lokal pada saat itu.

Setelah masa kependudukan Jepang pada tahun 1942, acara pasar malam tersebut pun berhenti. Namun, pasca-kemerdekaan, berbagai pasar malam muncul di Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin pun ingin menyatukan pasar malam tersebut dalam sebuah festival terbuka dan terpusat yang lebih besar untuk mendorong pertumbuhan industri nasional dan memperkenalkan produk lokal kepada publik.

Pada tahun 1968, Djakarta Fair pertama kali digelar di Kawasan Monas dan diresmikan oleh Presiden Soeharto. Acara ini berhasil menarik lebih dari 1,4 juta pengunjung. Djakarta Fair terus berkembang hingga menarik perhatian Presiden Amerika Serikat Richard Nixon untuk berkunjung.

Perjalanan Jakarta Fair semakin berlanjut ketika pengelolaannya diserahkan kepada Yayasan Penyelenggara Pameran dan Pekan Raya Jakarta. Sejak tahun 1992, Jakarta Fair dipindahkan ke Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. Dengan luas lahan 44 hektare, Jakarta Fair Kemayoran (JFK) terus berkembang menjadi ajang berskala internasional yang menampilkan berbagai produk dan hiburan.

Tahun ini, Jakarta Fair kembali hadir dengan tema “Jakarta Fair Kemayoran Mendukung Indonesia Maju Melalui Inovasi dan Karya Bangsa Berkelanjutan” mulai tanggal 19 Juni hingga 13 Juli. Acara ini menawarkan diskon besar, parade budaya, konser musik, pameran, dan pesta kembang api. Jakarta Fair telah bertransformasi menjadi tempat rekreasi keluarga yang menampilkan produk lokal unggulan serta hiburan untuk semua kalangan usia.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer