David de Gea, kiper Fiorentina, akhirnya buka suara terkait kegagalan transfernya ke Real Madrid pada tahun 2015. Ia menyatakan bahwa akan membicarakan detailnya setelah pensiun dari sepak bola profesional. De Gea mengungkapkan bahwa jika sesuatu tidak terjadi, pasti ada alasan di baliknya. Pada tahun 2015, De Gea hampir pindah dari Manchester United ke Real Madrid, namun kesepakatan tersebut gagal karena dokumen tidak dikirim tepat waktu. Meskipun transfernya nyaris terjadi, De Gea merasa senang karena Manchester United adalah rumahnya.
Sejak bergabung dengan Manchester United pada tahun 2011 dari Atletico Madrid, De Gea telah meraih banyak prestasi bersama klub tersebut. Ia menjadi bagian dari tim juara Liga Inggris musim 2012-2013 di bawah manajer legendaris Sir Alex Ferguson, dan juga memenangkan Piala FA 2016, Liga Europa 2017, serta Piala Liga Inggris pada 2017 dan 2023. Setelah kontraknya berakhir pada tahun 2023, De Gea mengambil cuti setahun sebelum kembali ke dunia sepak bola dan bergabung dengan Fiorentina pada tahun 2024 sebagai pemain bebas transfer.
Meskipun mendapat tawaran dari klub-klub Inggris lain, De Gea tetap setia pada Manchester United karena di situlah tempatnya berkembang dan menikmati karir yang luar biasa selama bertahun-tahun. Saat ini, De Gea berusia 34 tahun dan telah memperpanjang kontraknya dengan Fiorentina hingga Juni 2028. Musim lalu, ia mencatatkan 11 clean sheet dalam 42 penampilan bersama klub Italia tersebut. De Gea menilai tahun sabatikalnya sebagai salah satu tahun terbaik dalam hidupnya, yang sangat bermanfaat secara mental dan fisik untuk kembali lebih kuat ke lapangan. Demikianlah kisah perjalanan karir De Gea yang penuh dengan keberhasilan dan loyalitas pada klub yang dianggapnya sebagai rumah.







