Damian Lillard merasa sangat bahagia menyambut kepulangannya ke Portland Trail Blazers setelah menandatangani kontrak baru. Meski masih dalam proses pemulihan dari cedera tendon achilles yang dideritanya saat playoff musim lalu, Lillard merasa emosional kembali ke tim yang ia sebut sebagai “rumah” dalam segala aspek kehidupannya.
Setelah satu musim bersama Milwaukee Bucks, Lillard kembali ke Portland dengan kontrak senilai 42 juta dolar AS selama tiga tahun. Namun, kebahagiaan ini disertai dengan fakta bahwa Lillard kemungkinan besar akan absen sepanjang musim 2025–2026 karena menjalani operasi pada tendon Achilles kirinya.
Meskipun belum dapat memastikan kapan ia akan kembali ke lapangan, Lillard memperhatikan pemulihan dengan serius. Meski harus menunda kembali bermain, Lillard akan berperan sebagai “asisten pelatih dengan bayaran tertinggi” di pinggir lapangan selama proses pemulihan.
Meski harus mengatasi cedera, Lillard mencatatkan performa impresif bersama Bucks dengan rata-rata 24,9 poin dan 7,1 assist per pertandingan musim lalu. Meskipun masa depannya bersama Bucks berakhir, cedera membuka pintu bagi reuninya dengan Portland lebih cepat dari yang ia perkirakan.
Selama 11 musim bersama Portland, Lillard telah mencatatkan sejarah sebagai ikon klub dengan torehan 19.376 poin dan 2.387 tripoin, memuncaki daftar sepanjang masa Blazers. Meskipun pernah terpisah karena perbedaan arah, Lillard ingin kembali bersaing memperebutkan gelar bersama tim yang sedang membangun kesuksesan di masa depan.
Dalam konferensi persnya, Lillard menyatakan rasa bahagianya kembali ke Portland, berharap dapat mempersembahkan yang terbaik bagi tim yang ia cintai. Meski masih dalam pemulihan, Lillard tetap fokus pada kesembuhan penuh cedera achillesnya agar bisa kembali ke lapangan dengan kemampuan terbaiknya.
Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2025








