Monday, February 16, 2026
HomeMetroUlar Weling: Mengenal 'Pembunuh Senyap' Pekalongan

Ular Weling: Mengenal ‘Pembunuh Senyap’ Pekalongan

Kejadian tragis yang menimpa seorang anak bernama Rafa, 12 tahun, dari Pekalongan, Jawa Tengah, mengejutkan banyak orang belakangan ini. Rafa meninggal setelah digigit ular weling dan menjalani perawatan intensif selama sebulan sebelum akhirnya berpulang. Pada tanggal 16 Juni, Rafa digigit oleh ular berbisa tersebut di kediamannya dan langsung dilarikan ke RSUD Kajen. Namun, kondisinya terus memburuk dan ia akhirnya meninggal dunia pada 20 Juli 2025 di RSUP Dr. Kariadi, Semarang.

Ular weling dikenal memiliki penampilan yang cantik dengan motif belang hitam putih, namun menyimpan racun mematikan. Ular ini merupakan salah satu jenis ular berbisa paling mematikan di dunia dan banyak ditemukan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Penyebarannya meliputi beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Indonesia, terutama di pulau-pulau seperti Jawa, Sumatra, dan Sulawesi.

Meskipun banyak ditemukan di alam liar, ular weling juga sering muncul di daerah pemukiman manusia. Secara fisik, ular weling memiliki tubuh ramping dengan panjang sekitar 1 hingga 1,6 meter, serta pola belang hitam kebiruan yang membingungkan banyak orang untuk menganggapnya tidak berbahaya. Namun, gigitan ular weling bisa mengakibatkan kematian tanpa penanganan medis yang tepat.

Selain itu, banyak orang masih keliru dalam membedakan antara ular weling dan welang. Meski keduanya termasuk dalam keluarga Elapidae, ular weling memiliki warna hitam-putih dan kepala yang tidak menonjol, sedangkan ular welang memiliki warna hitam-kuning dan kepala segitiga. Ular weling lebih fleksibel dalam memilih habitat dan membuat sarang, sementara welang cenderung lebih suka hidup di lingkungan alami.

Ular weling merupakan hewan nokturnal yang berburu mangsa seperti tikus dan katak di malam hari. Mereka berkembang biak dengan bertelur dan anak-anak ular yang menetas langsung memiliki bisa mematikan. Racun ular weling termasuk neurotoksin yang bekerja menyerang sistem saraf tubuh, membuatnya dikenal sebagai “pembunuh senyap.” Dengan gejala awal yang tidak terlihat jelas, gigitan ular weling bisa berujung pada kematian dalam waktu singkat jika tidak segera ditangani.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer