Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi bergerak naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia dan global. IHSG dibuka menguat 47,67 poin atau 0,65 persen ke posisi 7.392,41. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 5,15 poin atau 0,66 persen ke posisi 787,28. Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas mencatat bahwa masih minimnya sentimen penggerak dari dalam negeri sehingga IHSG berpeluang bergerak fluktuatif hari ini. Pelaku pasar juga sedang mencermati perkembangan terbaru dalam negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dengan negara mitra dagang. Ketegangan dagang antara AS dan Uni Eropa menjadi sorotan menjelang tenggat waktu 1 Agustus 2025, saat Presiden AS Donald Trump akan memberlakukan tarif 30 persen terhadap produk asal Eropa jika tidak ada kesepakatan dagang. Selain itu, dari kawasan Asia, tenggat waktu negosiasi dagang dengan China kemungkinan akan diperpanjang. Di dalam negeri, kerangka perjanjian dagang antara Indonesia dan AS telah disepakati, dengan tarif AS atas barang impor dari Indonesia ditetapkan sebesar 19 persen. Secara global, pasar juga menantikan hasil pertemuan The Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed pada 29-30 Juli 2025. Pada perdagangan sebelumnya, bursa saham di Eropa dan AS mengalami fluktuasi, sementara bursa saham regional Asia pagi ini bergerak variatif. Sentimen eksternal dan kebijakan perdagangan tetap menjadi fokus pelaku pasar.








