Gregoria Mariska Tunjung harus menyerah di perempat final BWF World Tour Super 1000 China Open 2025 setelah dikalahkan oleh Han Yue. Hal ini mengakhiri harapan Indonesia di sektor tunggal putri untuk melangkah lebih jauh. Gregoria kalah dua gim langsung dengan skor 19-21, 18-21 dalam pertandingan yang berlangsung selama 34 menit. Kekalahan ini merupakan satu lagi dari sektor tunggal putri Indonesia setelah sebelumnya Putri Kusuma Wardani terhenti di babak pertama.
Gregoria memberikan perlawanan ketat di gim pertama meskipun tertinggal di awal. Namun Han Yue mampu mempertahankan keunggulannya hingga akhir gim. Di gim kedua, Gregoria sempat unggul namun tidak dapat mempertahankan momentumnya. Han Yue yang tampil stabil berhasil meraih kemenangan dengan skor 21-18. Hasil ini menandai kesulitan sektor tunggal putri Indonesia dalam turnamen level atas.
Namun, Han Yue sendiri melaju ke semifinal dan akan menghadapi pemenang antara An Se-young dan Tai Tzu-ying. Kesempatan masih terbuka untuk pemain-pemain Indonesia di cabang lain, seperti ganda campuran. Meskipun demikian, prestasi Gregoria di China Open 2025 menggambarkan tantangan yang dihadapi oleh atlet Indonesia di kompetisi yang bergengsi ini. Semoga prestasi atlet Indonesia dapat terus berkembang di kancah internasional.








